1.
Apa perbedaan antara teknologi dan media
?
· Teknologi
adalah suatu cara dimana kita menggunakan ilmu pengetahuan untuk memecahkan
masalah secara bersistem, praktis dan otomatis. Teknologi biasanya memiliki dua
aspek yaitu aspek hardware dan software.
· Sedangkan
media adalah sebuah alat atau sarana komunikasi yang membawa informasi antara
sebuah sumber dan sebuah penerima. Media mempunyai fungsi untuk menyampaikan
pesan.
2.
Apa saja enam kategori dasar dari media
?
Enam kategori dasar media adalah
teks, audio, visual, video, perekayasa benda-benda (manipulative), dan orang-orang.
3.
Bagaimana rangkaian kesatuan
konkret-abstrak bisa digunakan untuk membantu dalam pemilihan teknologi dan
media ?
- Memilih media harus
berdasarkan tujuan instruksional yang ingin dicapai,
- Memilih media harus
sesuai karakteristik siswa atau sasaran,
- Memilih media harus
disesuaikan dengan jenis rangsangan belajar yang diinginkan (audio, visual,
gerak, dll)
- Memilih media harus
disesuaikan dengan keadaan latar atau lingkungan,
- Memilih media harus
memahami kondisi setempat, dan luasnya jangkauan yang ingin
dilayani.
4.
Apa itu belajar ?
Belajar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi dan
berperan penting dalam pembentukan pribadi dan perilaku individu. Belajar pada
hakikatnya adalah proses interaksi terhadap semua situasi yang ada di sekitar
individu siswa. Belajar dapat dipandang sebagai proses diarahkan kepada
pencapaian tujuan dan proses berbuat melalui berbagai pengalaman yang
diciptakan guru.
5.
Apa itu empat ranah belajar ?
Empat ranah belajar yaitu :
a. Ranah Kognitif adalah belajar mengetahui berkenaan dengan perolehan,
penguasaan dan pemanfaatan informasi. Belajar mengetahui atau biasa dikenal
dengan sebutan Learning to Know merupakan kegiatan untuk memperoleh,
memperdalam, dan memanfaatkan pengetahuan. Pengetahuan di peroleh dengan
berbagai upaya perolehan pengetahuan melalui membaca, mengakses internet,
bertanya, dan mengikuti kuliah. Pengetahuan dimanfaatkan untuk mencapai
berbagai tujuan, memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan, memecahkan
masalah, dan belajar lebih lanjut.
b. Ranah Afektif adalah ranah belajar yang melibatkan sikap, perasaan dan
nilai-nilai.
c. Ranah Kemampuan Motorik yaitu ranah belajar yang melibatkan ketrampilan
atletik, manual, dan ketrampilan fisik lainnya. Ranah Kemampuan Motorik disebut
juga Learning to Do.
d. Ranah Interpersonal atau Learning to Live Together merupakan ranah belajar
yang melibatkan suatu interaksi dengan beraneka kelompok etnik, daerah, budaya,
ras, agama, kepakaran, dan profesi, tetapi hidup bersama dan bekerja sama
dengan aneka kelompok tersebut. Ranah belajar ini bertujuan untuk melatih
kemampuan interaksi, berkomunikasi, bekerja sama dan hidup bersama
antarkelompok.
6.
Jelaskan empat perspektif psikologis
mengenai belajar ?
a. Behavioris
Perspektif merupakan tingkah
laku yang dapat diamati, yang disebabkan adanya stimulus dari luar. Seseorang
dapat dikatakan belajar ditunjukkan dari perilaku yang dapat dilihat bukan dari
apa yang ada dalam pikiran siswa. Strategi behavioris dapat digunakan untuk
mengajar “apa” (tentang fakta-fakta).
b. Kognitivis
Perspektif menyatakan bahwa
belajar mencakup penggunaan daya ingat, motivasi dan pikiran, dan refleksi.
Psikologi kognitif memandang belajar sebagai proses internal dan jumlah yang
dipelajari tergantung pada kapasitas proses belajar, usaha yang dilakukan
selama proses belajar, kedalaman proses tersebut dan struktur pengetahuan yang
dimiliki oleh siswa. Strategi ini dapat digunakan untuk mengajar “bagaimana”
(tentang proses dan prinsip-prinsip)
c. Konstruktivitas
Perspektif merupakan suatu
pandangan bahwa pengetahuan dan pemahaman tidaklah diperoleh secara pasif akan
tetapi dengan cara yang aktif melalui pengalaman personal dan aktivitas
eksperiental. Konstruktivisme ini menganggap manusia mampu mengkonstruk atau
membangun pengetahuan setelah ia berinteraksi dengan lingkungannya. Strategi
konstruktivis dapat digunakan untuk mengajar “mengapa” (tingkat berpikir yang
lebih tinggi yang dapat mengangkat makna personal, keadaan dan belajar
kontekstual).
d. Perspektif
Psikologi Sosial merupakan
perspektif mapan lainnya dalam kajian mengenai belajar dan mengajar. Psikologi
sosial memusatkan pada efek organisasi sosial dalam ruang kelas terhadap
belajar.
7.
Apa saja perbedaan dan kesamaan antara belajar dalam waktu bersamaan dengan
pembelajaran tidak dalam waktu bersamaan ?
· Belajar dalam waktu bersamaan adalah suatu konsep
pembelajaran yang pengajarannya dilakukan pada waktu yang sama/bersamaan
(synchronous). Contoh : presentasi dalam ruang kelas, siaran televisi secara
langsung, atau telekonferensi
· Pembelajaran tidak dalam waktu bersamaan yaitu pengajaran
tidak dalam waktu yang bersamaan (asynchronous), memungkinkan pengajar yang
berbeda merasakan konten yang sama pada waktu yang berbeda-beda. Contoh : para
peserta didik belajar mandiri menggunakan program computer, CD interaktif, atau tutorial web.
· Kesamaan belajar dalam waktu bersamaan dengan
pembelajaran tidak dalam waktu bersamaan yaitu ada pendidik dan peserta didik.
8.
Apa perbedaan informasi dengan
pengajaran/intruksi ?
· Informasi adalah fakta atau apapun yang dapat digunakan
sebagai input dalam menghasilkan informasi.
· Sedangkan
pengajaran/instruksi adalah penyampaian suatu pengertian dan kecakapan kepada
orang lain untuk mencapai tujuan yang dikehendaki.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar